Tongseng Sang Pereda Lapar Masakan Jawa Tengah

Musim hujan memang enak makan yang berkuah. Musim hujan identik dengan suasana sendu, dingin sepi dan dengan cuaca yang seperti sekarang ini, makanan berkuah seperti tongseng cocok untuk meredakan rasa lapar dan dingin. Potongan daging kambing yang tebal dan empuk dengan disiram kuah bersantan serta aroma bumbu rempah yang kuat menjadi ciri utama makanan kebanggaan masakan jawa tengah ini.

Negara Indonesia memang merupakan salah satu negara dengan budaya yang beragam. Keberagaman itulah yang membuat banyak kuliner yang akhirnya menjadi khas. Indonesia dan keragaman budaya, kuliner dan berbagai hal lainnya menjadikan surga dunia bagi para pelancong. Terlalu jauh untuk bahas Indonesia. Saking banyaknya, untu di sisi mengenai kuliner, pulau Jawa saja sudah memiliki ciri khas masing-masing yang berbeda antara daerah satu dengan lainnya. Padahal masih satu pulau lho.

Di beberapa kota atau kabupaten di Jawa, masakannya cenderung manis dan gurih. Tapi di kota atau kabupaten lainnya, akan ditemukan masakan yang asin, gurih sekaligus pedas. Jika kamu adalah penggemar kuliner dari berbagai daerah, kamu pasti bisa membedakan apa yang menjadi ciri khas masakan dari masing-masing daerah khususnya di Jawa.

Kalau kita melancong ke daerah Boyolali, Jawa Tengah, kita akan melihat warung tongseng berderet di sepanjang jalan. Jawa tengah dipercaya menjadi tempat asal muasal tongseng ini bahkan memiliki patung sate tongseng di Kecamatan Klego sebagai bentuk kebanggaan masyarakatnya terhadap masakan jawa tengah.

Sejarah dari kenikmatan tongseng ini menarik. Dilansir dari Good News from Indonesia, awal mula masakan tongseng di Indonesia ini sudah ada sejak abad ke-18 sampai 19 Masehi saat bangsa Arab dan India berdatangan untuk berdagang di negara ini. Mereka memperkenalkan kuliner negara mereka dengan daging kambing dan domba yang memang menjadi makanan favorit disana. Nah dari situlah kemudian diadaptasi menjadi Tongseng. Makanan ini disebut dengan tongseng karena caranya dimasak dengan dioseng. Daging kambing ditumis aneka bumbu, dan kuah gule menjadi satu serta ditambah dengan kecap manis. Tongseng memang perpaduan sate dan gule.

Baca Juga :  Berbagai Olahan Ayam untuk Menemani Bersantap Anda!

Nah, bagaimana sih cara membuat tongseng ayam? Yuk simak langkah-langkah nya dibawah ini dikutip dari daily cooking quest:

Bahan yang diperlukan:

  • Daging ayam (dada/paha) ½ kg, potong-potong
  • Santan kental (250 ml)
  • Air bersih (400 ml)
  • Tomat merah sedang, iris-iris
  • Bunga kol (½ buah, iris-iris)
  • Bawang daun (1 pcs, iris-iris)
  • Batang serai (1 pcs, memarkan)
  • Bawang merah (5 pcs)
  • Kemiri (2 pcs)
  • Cabe keriting (5 gram)
  • Ketumbar bubuk (½ sdt)
  • Garam halus (2 sdt)
  • Bawang putih (2 pcs)
  • Gula pasir putih (1 sdt)
  • Merica halus 1 sdm
  • Minyak sayur (secukupnya)

Cara membuat :

  1. Haluskan bumbu seperti cabe, merica, ketumbar, bawang merah dan bawang putih kemudian masak dengan cara ditumis sampai mengeluarkan aroma harum. Selanjutnya tambahkan tumisan dengan santan kental dan air secukupnya atau sekitar 400 ml.
    Aduk-aduk lalu tuangkan garam halus, gula pasir dan kecap secukupnya, aduk kembali sampai merata dan rasanya pas, masak hingga meletup-letup.
  2. Kemudian tambahkan kembali masakan dengan ayam fillet berupa potongan paha/dada ayam beserta serai, tunggu sampai menjadi matang.
  3. Setelah itu, masukkan bungakol yang sudah diiris bersama dengan bawang daun dan tomat merah yang juga sudah diiris, aduk merata dan biarkan kuah masakan berkurang.
  4. Angkat setelah matang dan sajikan.

Masakan jawa tengah ini banyak terpengaruh dari masakan zaman kuno di Yogyakarta dan Surakarta yang memiliki ciri khas manis dan kurang pedas. Makanan di jawa tengah biasa menggunakan bumbu bawang putih, sedikit gula merah dan rempah juga santan.